Kesebelas
Basah.
lho..Jinpa menyentuh pipi kirinya perlahan. iya basah.
Tanpa disadari sebelumnya, pipi Jinpa telah basah oleh air mata yang tak jelas kapan turunnya.Ini kali pertama Jinpa menangis di depan orang apalagi cowok, apalagi orang asing! Jinpa masih sedikit shock menerima serangan informasi dari Bumi yang diberi efek nada tinggi hingga ia telat menyadari bahwa dia telah melakukan adegan air mata....
air mata air..matta....... wanitaaaaaaaaaaaaaa
Arrgghhhhhh
Ngapain sih lo Jinpaaaaaaa???
Jinpa menyadari semua menit di saat itu sama sekali tidak masuk akal
Dia ingin sekali memperjelas logika kehilangan dia atas lautnya kepada Bumi
Tapi ujung-ujungnya malah
AIR MATA INIIIIIIIIII
Shit!
Saatnya bunuh diri Jin..iyah bener BUNUH DIRI
Jinpa mengucek-ngucek matanya dengan salah satu tangannya yang bebas dari tugas menggotong sejumlah map arsip meetingnya hari ini.rasa sesak karena kesal telah bereaksi cengeng begini akhirnya meluap
”gak...gak perlu emosi gitu dong! sa-saya gak bermaksud buat ganggu kamu dan saya gak punya maksud jadi yang teratas di list kamu yang sisa isinya apa juga saya gak mau tau. terus Vas itu..” Nafasnya sesak.Jinpa menarik nafas dan berusaha sebisa mungkin getaran suaranya terdengar solid
”..vas yang sepengelihatan saya tadi mau retak itu juga saya baru tau sekarang kalau ternyata dia..” Jinpa mengambil jeda untuk membaca keterangan di dalam panel display vas tersebut “...dari dinasti Ming..dan..dan...”
Ayo Jin, bilang aja!
”vas itu juga bukan punya kamu kan? Dan...Jadi..jadi saya lari ke sini juga karena..”
wait..jangan-jangan lo bakal bil-”
KARENA SAYA SUKA BUNGA KRISAN!!*”
..................................................... ....... ...... ................... .... ....... ......... ....................
...........errrrrright...smart girl
GSRUKK!
Jinpa menuntaskan alasan yang makin gak masuk akal itu dengan menghempaskan map-map arsipnya ke dada Bumi hingga ia terdorong jatuh.keduanya bertatapan dengan mata Jinpa yang seolah mengatakan kalau dia bisa menjelaskan lebih baik. Jinpa menyadari aksinya inilah yang menyebabkan Bumi ternganga dan mungkin menganggap Jinpa mahluk yang paling norak, dramatis gak penting dan gak guna saat ini
biarin! gak peduli!
Alih-alih merasa malu dengan tanggapannya yang tidak appropriate sama sekali, Jinpa melesat meninggalkan Bumi yang terduduk sembari dibanjiri kertas-kertas bergaris ala arsitektural karya Jinpa.
*vas hijau tersebut memiliki ukiran bunga krisan
lho..Jinpa menyentuh pipi kirinya perlahan. iya basah.
Tanpa disadari sebelumnya, pipi Jinpa telah basah oleh air mata yang tak jelas kapan turunnya.Ini kali pertama Jinpa menangis di depan orang apalagi cowok, apalagi orang asing! Jinpa masih sedikit shock menerima serangan informasi dari Bumi yang diberi efek nada tinggi hingga ia telat menyadari bahwa dia telah melakukan adegan air mata....
air mata air..matta....... wanitaaaaaaaaaaaaaa
Arrgghhhhhh
Ngapain sih lo Jinpaaaaaaa???
Jinpa menyadari semua menit di saat itu sama sekali tidak masuk akal
Dia ingin sekali memperjelas logika kehilangan dia atas lautnya kepada Bumi
Tapi ujung-ujungnya malah
AIR MATA INIIIIIIIIII
Shit!
Saatnya bunuh diri Jin..iyah bener BUNUH DIRI
Jinpa mengucek-ngucek matanya dengan salah satu tangannya yang bebas dari tugas menggotong sejumlah map arsip meetingnya hari ini.rasa sesak karena kesal telah bereaksi cengeng begini akhirnya meluap
”gak...gak perlu emosi gitu dong! sa-saya gak bermaksud buat ganggu kamu dan saya gak punya maksud jadi yang teratas di list kamu yang sisa isinya apa juga saya gak mau tau. terus Vas itu..” Nafasnya sesak.Jinpa menarik nafas dan berusaha sebisa mungkin getaran suaranya terdengar solid
”..vas yang sepengelihatan saya tadi mau retak itu juga saya baru tau sekarang kalau ternyata dia..” Jinpa mengambil jeda untuk membaca keterangan di dalam panel display vas tersebut “...dari dinasti Ming..dan..dan...”
Ayo Jin, bilang aja!
”vas itu juga bukan punya kamu kan? Dan...Jadi..jadi saya lari ke sini juga karena..”
wait..jangan-jangan lo bakal bil-”
KARENA SAYA SUKA BUNGA KRISAN!!*”
..................................................... ....... ...... ................... .... ....... ......... ....................
...........errrrrright...smart girl
GSRUKK!
Jinpa menuntaskan alasan yang makin gak masuk akal itu dengan menghempaskan map-map arsipnya ke dada Bumi hingga ia terdorong jatuh.keduanya bertatapan dengan mata Jinpa yang seolah mengatakan kalau dia bisa menjelaskan lebih baik. Jinpa menyadari aksinya inilah yang menyebabkan Bumi ternganga dan mungkin menganggap Jinpa mahluk yang paling norak, dramatis gak penting dan gak guna saat ini
biarin! gak peduli!
Alih-alih merasa malu dengan tanggapannya yang tidak appropriate sama sekali, Jinpa melesat meninggalkan Bumi yang terduduk sembari dibanjiri kertas-kertas bergaris ala arsitektural karya Jinpa.
*vas hijau tersebut memiliki ukiran bunga krisan

0 Comments:
Post a Comment
<< Home